Scrap Produk
Scrap adalah proses menghapus produk dari persediaan karena berbagai alasan seperti kerusakan, kadaluarsa, atau tidak layak jual. Produk yang di-scrap akan dipindahkan ke lokasi limbah (scrap location) yang dapat digunakan untuk tujuan pelaporan dan analisis.
Karakteristik Scrap:
- Menghapus stok dari persediaan aktif
- Produk dipindahkan ke lokasi khusus (bukan ke customer atau vendor)
- Tidak ada transaksi keuangan yang terkait (beda dengan retur)
- Tetap tercatat untuk keperluan audit dan analisis
Alasan Melakukan Scrap:
- Barang rusak atau cacat produksi
- Barang kadaluarsa (makanan, obat-obatan)
- Barang hilang atau dicuri (setelah investigasi)
- Sample yang tidak dapat dijual
- Barang demo atau display yang sudah tidak layak
A. Membuat Scrap Baru
- Buka menu Inventory → Operations → Adjustments → Scrap.
- Pada halaman Scrap, klik tombol New.
- Isi data pada halaman scrap baru:
- Product: Pilih produk yang akan di-scrap.
- Quantity: Jumlah produk yang akan di-scrap.
- Unit of Measure: Satuan produk (otomatis terisi dari produk).
- Source Location: Lokasi asal produk (gudang penyimpanan).
- Scrap Location: Lokasi tujuan untuk produk scrap (default: scrap location).
- Date: Tanggal scrap dilakukan.
- Owner: Pemilik produk (jika ada consignment).
- Isi informasi tambahan pada tab Additional Info jika diperlukan:
- Reason for Scrap: Alasan melakukan scrap (rusak, kadaluarsa, dll).
- Responsible: Penanggung jawab proses scrap.
B. Memvalidasi Scrap
- Setelah semua data terisi, pastikan stok di Source Location mencukupi.
- Klik tombol Validate untuk memproses scrap.
- Status scrap akan berubah menjadi Done.